Kupas Kriminal//Humbang
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus mendorong pengembangan bawang putih sebagai salah satu komoditas pertanian potensial untuk meningkatkan produksi, pendapatan dan mendukung ketahanan pangan. Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Bawang Putih dilaksanakan Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Pendopo Kantor Bupati Humbang Hasundutan.
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH yang diwakili Kadis Pertanian dan Ketapang Tukka Siahaan membacakan sambutan bupati menyampaikan bahwa pengembangan bawang putih harus dilakukan secara berkelanjutan melalui peningkatan kualitas benih, penerapan teknologi, pendampingan petani, penguatan kelembagaan dan pemasaran. Sinergi seluruh pihak diperlukan agar potensi komoditas tersebut dapat dikembangkan secara optimal dan mendukung swasembada bawang putih di Humbang Hasundutan.
Lebih lanjut Kadis Pertanian dan Ketapang Tukka Siahaan, S.P., M.P menambahkan bahwa peserta kegiatan merupakan penerima bantuan pengembangan bawang putih, yakni bantuan perbenihan seluas 5 hektare yang telah ditanam pada Juli 2026, bantuan STO seluas 10 hektare yang telah ditanam pada September 2026, serta bantuan dari Direktorat Hortikultura seluas 70 hektare yang direncanakan tanam pada November 2026. Dengan demikian, total bantuan APBN untuk pengembangan bawang putih mencapai 85 hektare yang diproyeksikan untuk menghasilkan benih.

Kabid TPH Dinas Pertanian dan Ketapang Humbahas, Sanita Hutabarat SP, dalam laporannya menyampaikan bahwa Bimtek diikuti 88 peserta, terdiri dari perwakilan 61 kelompok tani, 13 PPL dan Katimker, 4 narasumber, dan Staf dari dirjen Hortikultura Kementan RI.
Narasumber yang hadir yaitu : Megawati Junika Pasaribu, SP, MSi Penanggung jawab Bawang Putih Sumatera Utara, Jintamin Saragih, SP Kepala Kebun Percobaan Gurgur BRMP Provinsi Sumatera Utara, Jabontin Simanjuntak, SP dari BPSB, Shofyan Adi Cahyono sebagai perwakilan Offtaker dan Marnaik lumban gaol sebagai Penangkar Benih.
(M situmorang)








