Makan di Rumah Makan Keluarga Lubuklinggau Warga Lahat Kecewa Lauk Keras Harga Disebut Capai Rp300 Ribu

oleh -116 Dilihat

Kupas Kriminal//Lubuklinggau

Seorang warga Lahat berinisial R (40) mengaku kecewa setelah makan bersama lima rekannya di Rumah Makan Keluarga, di samping RS AR Bunda Lubuklinggau. Ia menyebut rombongannya harus membayar sekitar Rp300 ribu.

Keluhan itu disampaikan R kepada media ini, Kamis (18/9/2026), setelah makan saat menjenguk keluarganya yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Menurut R, ia dan lima rekannya diajak makan oleh RD (30) setelah melihat rumah makan itu di sekitar rumah sakit. Setibanya di lokasi, R memesan makanan untuk enam orang.

Setelah makanan disajikan, beberapa anggota rombongan memesan es teh. Seusai makan, R meminta kasir menghitung tagihan. Kasir disebut menghitung menggunakan pena dan menyampaikan total sekitar Rp300 ribu. Jika dibagi rata, biaya makan mencapai sekitar Rp45 ribu per orang.

R dan rombongan tetap membayar tagihan tersebut, meski merasa kecewa.

Keluhan soal Lauk

R mengatakan menu yang disantap terdiri dari ayam kampung dan ikan tongkol. Menurutnya, persoalan bukan hanya harga, tetapi juga kualitas makanan dan pelayanan.

“Kami kecewa makan di Rumah Makan Keluarga. Kami makan satu potong ayam kampung, ada juga ikan tongkol. Kami baru satu kali makan di sana, terpaksa pasrah, tapi tidak rela,” ungkapnya.

Ia menilai nasi dan lauk yang dipesan masih bisa dimakan. Namun, R juga mengaku melihat pelanggan lain mengalami persoalan saat memesan tunjang.

Menurut R, pelanggan tersebut meminta lauk diganti setelah kuahnya diambil karena tunjang yang diterima terasa keras. Permintaan itu disebut tidak dipenuhi.

“Dia minta tukar yang agak lembut karena sudah diambil kuahnya. Tapi pihak warung tidak mau,” tutur R.

Pelanggan itu kemudian disebut mengusulkan agar harga makanan dikurangi. Namun, menurut R, pihak rumah makan tetap meminta tunjang tersebut dibayar dan menyarankan agar makanan dibungkus untuk dibawa pulang.

“Pokoknya harus bayar,” ujar R, menirukan ucapan pihak rumah makan.

Upaya Konfirmasi

Keluhan tersebut berkaitan dengan kualitas makanan, informasi harga, dan penanganan komplain pelanggan. Namun, keterangan mengenai harga, tunjang yang keras, serta respons pihak rumah makan masih berasal dari R.

Kupas kriminal masih berupaya menghubungi pengelola Rumah Makan Keluarga di samping RS AR Bunda Lubuklinggau untuk meminta klarifikasi mengenai harga menu, standar penyajian, dan kebijakan penggantian lauk.

(Yah)


jasa pembuatan website