Miris Sampah Menumpuk di Depan Makam Pahlawan Lubuklinggau Warga Resah

oleh -64 Dilihat

Kupas Kriminal//Jambi

LUBUKLINGGAU— Pemandangan memprihatinkan terlihat di sekitar kawasan Makam Pahlawan dalam Kota Lubuklinggau. Tumpukan sampah dilaporkan menggunung di depan kawasan makam dan belum diangkut selama beberapa hari.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga dan pedagang yang beraktivitas di sekitar lokasi. Selain mengganggu pemandangan, tumpukan sampah juga menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang lalat.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya ditulis Edy (40) mengatakan, kondisi tersebut membuat warga sekitar merasa tidak nyaman.

> “Ini menjadi tidak nyaman buat kami warga sekitar makam. Sudah dua hari sampah tersebut belum diangkut,” ujar Edy, Rabu (16/9/2026).

Menurutnya, bau busuk dari tumpukan sampah semakin mengganggu warga maupun pedagang yang memiliki kios di sekitar lokasi.

Keluhan serupa disampaikan seorang tokoh masyarakat setempat, Wir. Ia membenarkan adanya penumpukan sampah di depan Makam Pahlawan.

Menurut Wir, sampah tersebut tidak hanya berasal dari warga sekitar maupun pedagang, tetapi juga diduga dibuang oleh orang dari luar kawasan.

> “Betul, telah terjadi penumpukan sampah di depan Makam Pahlawan ini. Sampah dari warga sekitar membuangnya ke sana. Bukan dari warga dan kios saja, sebagian dari luar juga ada yang membuang ke tempat tersebut,” katanya.

Ia menyebut, aktivitas masyarakat yang melintas menuju pasar turut menjadi salah satu persoalan. Sejumlah orang yang berbelanja disebut membawa kembali bungkusan sampah dan membuangnya di lokasi tersebut.

“Yang membawa motor maupun mobil, hampir setiap hari ketika belanja ke pasar membawa bungkusan sampah dan membuangnya di tempat itu juga. Akhirnya terakumulasi dan semakin banyak,” ujarnya.

DLH Disebut Akui Ada Keterlambatan

Upaya konfirmasi kemudian dilakukan kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lubuklinggau.

Saat media ini mendatangi kantor DLH, kepala dinas disebut tidak berada di tempat. Seorang staf berinisial AR menyampaikan bahwa kepala dinas sedang berada di lokasi kegiatan lain.

Media ini kemudian berupaya meminta nomor kontak kepala dinas untuk memperoleh penjelasan langsung. Namun, nomor tersebut tidak diberikan oleh staf yang ditemui.

Sementara itu, seorang pejabat bidang lingkungan hidup DLH yang kemudian menghubungi media ini membenarkan adanya persoalan keterlambatan pengangkutan sampah.

Menurutnya, keterlambatan tersebut terjadi karena adanya kendala administrasi pembayaran. Namun, ia memastikan petugas sudah mulai melakukan penanganan di lapangan.

“Memang kemarin ada kendala keterlambatan pembayaran administrasi. Sekarang petugas sudah mulai bekerja,” ujarnya.

Kondisi penumpukan sampah di depan Makam Pahlawan tersebut kini menjadi perhatian warga. Selain persoalan kebersihan, keberadaan tumpukan sampah di kawasan makam pahlawan juga menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengangkutan sampah dan pengawasan terhadap warga yang membuang sampah sembarangan.

Warga berharap persoalan tersebut segera ditangani dan tidak kembali terjadi, terlebih lokasi tersebut merupakan kawasan Makam Pahlawan yang semestinya mendapat perhatian dalam hal kebersihan dan pemeliharaan lingkungan.

(Yahya)


jasa pembuatan website